Hai sobat, sudah tahu tentang artis yang satu ini kan?
iya,Ernest Prakasa adalah komika (komedian) yang meraih peringkat ketiga dalam acara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) pada 2011 dan juga dikenal sebagai seorang komedian Tionghoa-Indonesia yang sering menjadikan kehidupan etnisnya sebagai materi stand up comedy.
ada celetuk dari komedian satu ini yang membuat para netizen geram di buatnya,karena baru-baru ini dunia pendidikan di gegerkan dengan berita kasus PENCUBITAN GURU terhadap siswanya dan di laporkan ke polisi oleh orang tuanya.
imam setyawan
July 04, 2016
New Google SEO
Bandung, Indonesiaiya,Ernest Prakasa adalah komika (komedian) yang meraih peringkat ketiga dalam acara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) pada 2011 dan juga dikenal sebagai seorang komedian Tionghoa-Indonesia yang sering menjadikan kehidupan etnisnya sebagai materi stand up comedy.
ada celetuk dari komedian satu ini yang membuat para netizen geram di buatnya,karena baru-baru ini dunia pendidikan di gegerkan dengan berita kasus PENCUBITAN GURU terhadap siswanya dan di laporkan ke polisi oleh orang tuanya.
Sementara di media sosial, Stand Up Komedian Ernest Prakasa dibully netizen gara-gara tak setuju dengan tindak kekerasan guru tersebut.
“Gw gak akan pernah nampar / nyubit anak gw. Jd kalo ada guru berani sentuh anak gw, gw seret ke polisi. Gak ada urusan,” cuit Ernest.
Ernest mengungkapkan kekesalannya lewat Twitter yang tak rela jika anaknya ditampar atau dicubit guru di sekolah.
“lu urus aja anak lu sendiri,jgn di sekolahin,” kata pemilik akun @rawk33.
“kalo guru sentuh anak gw, gw lapor polisi” , masa iya koh disentuh doang lapor polisi,” cuit @ichaljena
Ernest lalu menjelaskan panjang lebar lewat timeline Twitternya soal sikapnya tersebut.
“Siapa yg belain anak badung itu? Gw lagi ngomongin anak gw. Kalo lo ga keberatan anak lo dihajar guru ya monggo.”
“Gw gak tau kronologi kasus anak itu & ga peduli jg. I’m just saying if it was my kid, you’ll have a problem.”
“Tapi Nes, kalo anak lo bandel, gimana?” | Ya hukum aja silakan. Emang ga punya hukuman selain kontak fisik?”
“Lo aje terlalu manjain anak!”. It’s okay. Sekali2 klo ktmu anak gw, go judge for urself, apakah kelakuannya kayak anak manja.”
“Knp banyak guru yg sensi ya? Emang gw mendiskreditkan guru? Gw blg, gw ga terima kalo guru menghukum anak gw dgn kontak fisik. Salah?”
“Ga mau anak dihukum kekerasan fisik = membiarkan anak jd manja & lembek? Jadi anak tangguh = anak yg tahan pukul?”
“Klo menurut lo hukuman fisik guru ke anak lo bisa ditolerir dalam batas tertentu, that’s okay. Ortu kan punya idealisme yg beda2. Bebas :)”
“Tentang parenting, org yg gak punya anak akan sulit berempati pada kami para orang tua. Itu agak menyebalkan, tapi sangat bisa dipahami :)”
“U/ tmn2 guru yg tersinggung, saya mhn maaf. Smg kalian jd guru2 yg baik, penuh kasih & kesabaran. Kmi titipkan separuh nyawa kmi pd kalian.”
“Saya percaya ada cara mendidik anak tanpa kekerasan. Berat? Pasti. Itu kenapa guru adalah profesi yang mulia.”
“Slh 1 personal CSR rutin saya adlh u/ sbuah lembaga pendidikan. Ada lah, ga perlu saya sebut. Intinya, saya bersimpati pada tenaga pengajar.”
“Gw ga merasa perlu ngomong apa2 lagi soal isu hukuman fisik thd siswa, krn kmrn udh gw jabarin panjang lebar opini gw.”
Sumber : http://pojoksatu.id/
ARTIS KOMEDIAN ERNEST : "KALAU GURU BERANI SENTUH ANAK GUE, GUE SERET KE POLISI”
Posted by gado gado on Monday, 4 July 2016
Sidang guru yang jewer muritnya sedang berlangsung saat ini di PN Sidoarjo.
Jangan salahkan guru wahai para orang tua
Jangan salahkan guru wahai menteri pendidikan
Jangan salahkan guru wahai pejabat HAM
Jangan salahkan guru wahai pak presiden
Jika anak-anak kalian,menjadi anak-anak bajingan..
Jika anak-anak bangsa,menjadi anak-anak berandalan..
Jika anak-anak generasi muda,menjadi anak-anak tak beraturan..
Karena kami mendidik mereka sambil ditodong hukum pidana :
Karena tdk semua anak2 itu dididik dg lemah lembut,krn prilaku anak juga tergantung prilaku orang tua,Klo orang tuanya tidak benar,udh pasti prilakunya anaknya jdi tidak benar”Buah jatuh tdk akan jauh dari pohonnya.
Kami tau mendidik pun pnya tahapan
1.Tindak dg lemah lembut 1-3X
2.Tegur dg rada keras
3.Tegur dg keras
4.Tindak dg fisik tdk dg keras
5.Tindak dg fisik yg lebih keras dg tnpa melukai
6.Panggil orang tuanya.
Mengapa cuma sekedar cukur rambut dan cubit yg sekedarnya guru masuk penjara,Tunggulah wahai orang tua kalian akan mendapat karma,anak-anak kalian akan menjadi orang yang tidak berguna di masa depan krn tlh bertindak amoral pada guru
Sekian !
APAKAH INI YANG KITA INGINKAN UNTUK PARA PENERUS MASA DEPAN KITA (HAM) YANG BERARTI KEBEBASAN , BUKAN BERARTI SISWA SISWI KAMI BEBAS MELAKUKAN APA SAJA DAN KAMI GURU HANYA BISA DIAM SAJA , TOLONG BAGIKAN AGAR PEMERINTAH BISA MENGEVALUASI

